Sejarah Gerobak Sapi

gerobak sapi unik

gerobak sapi unik

Gerobak unik adalah jasa pembuatan bikin dan desain gerobak. Gerobak atau pedati atau kereta adalah sebuah kendaraan atau alat yang memiliki dua atau empat buah roda yang digunakan sebagai sarana transportasi. Gerobak dapat ditarik oleh hewan seperti kuda, sapi, kambing, zebu atau dapat pula ditarik oleh manusia. Kereta adalah sejenis gerobak dengan empat buah roda untuk transportasi yang lebih berat ditarik oleh sedikitnya dua kuda.

Gerobak telah disebut dalam berbagai literatur sejak abad ke-2 SM. Kitab suci India Rgveda menulis bahwa pria dan wanita bagaikan dua roda dari gerobak. Gerobak tangan yang didorong oleh manusia digunakan secara luas di seluruh dunia.

Gerobak adalah kendaraan tradisional yang dulunya cukup banyak dapat ditemukan di seluruh Jawa. Pada masa lalu raja Hayam Wuruk pun sering menggunakan kendaraan berupa gerobak yang ditarik oleh dua ekor kerbau. Mungkin pada zaman itu gerobag merupakan salah satu kendaraan tradisional yang cukup mewah. Maklum, tidak setiap orang mampu membeli gerobak maupun binatang penariknya. Pada gilirannya gerobak menjadi kendaraan yang cukup diandalkan di Jawa di samping tentu saja, pedati, cikar, delman, atau andong.

Mungkin dulunya kendaraan yang ditarik oleh binatang dan memiliki sepasang roda disebut juga gerobak. Seperti halnya pada saat ini semua alat angkut beroda dua yang ditarik oleh tenaga manusia juga sering disebut gerobak. Entah itu gerobak pengangkut sampah, gerobak pengangkut barang bekas, dan sebagainya.

Gerobak unik adalah jasa pembuatan bikin dan desain gerobak. Pada masanya, pemilik gerobak yang ditarik dua sapi kebanyakan merupakan masyarakat berada (kaya) yang memiliki lahan sawah luas, sehingga untuk mempermudah pengangkutan hasil panen digunakanlah gerobak-gerobak tersebut, seperti halnya sekarang menggunak truk untuk mengangkut hasil bumi dan lain sebagainya.

Entah mulai kapan pengertian alat angkut yang bernama gerobak itu mulai mengkhusus mengacu pada pengertian sebuah kendaraan beroda dua yang bodinya terbuat dari beberapa batang balok kayu, berdinding anyaman kulit bambu dengan bentuk seperti trapesium, atap umumnya terbuat dari anyaman bambu yang ditumpuk berlapis dengan lapisan paling atas berupa seng.

Gerobak semacam itu pada masa lalu sempat menjadi raja jalanan di samping pedati atau andong. Pasalnya pada masa lalu kendaraan ini menjadi alat angkut yang vital bagi hasil-hasil bumi pedalaman Tanah Jawa. Bukan hanya hasil bumi dari para petani di Jawa, melainkan juga hasil-hasil perkebunan milik Belanda yang memberikan hasil berkelimpahan pada zaman Tanam Paksa.

Gerobak unik merupakan jasa pembuatan desain gerobak. Nah, Selain fungsi transportasi gerobak sapi juga memiliki nilai perjuangan. Pada masa perang kemerdekaan Republik Indonesia banyak Bajingan dan gerobak sapinya yang telah berjasa membantu para gerilyawan.

Karena bentuknya yang besar dan cenderung tertutup, Gerobak sapi ternyata sangat ideal menjadi sarana mengangkut persenjataan (menyelundupkan senjata), bahan makanan maupun sebagai sarana persembunyian para gerilyawan. Dalam menjalankan fungsi itu, para Bajingan dan Gerobak sapinya mempertaruhkan nyawa mereka untuk membantu para gerilyawan terutama bila harus menjalani pemeriksaaan melewati perbatasan-perbatasan yang dijaga tentara penjajah.