12 Rahasia Bisnis Rasulullah SAW

Rasulullah Gerobak Unik

Gerobak Unik dan Booth Kayu Harga Murah di Bekasi Jakarta. Sebelum menjadi seorang rasul, Nabi Muhammad SAW sangat terkenal sebagai seorang pedagang besar. Nabi telah diakui oleh banyak orang sebagai salah satu businessman terbaik di jazirah arab. Beliau memulai membantu keluarganya berdagang di usia sangat dini. Seringkali, di usianya yang masih belia, Nabi Muhammad SAW diutus sebagai perwakilan dagang kota Mecca (Makah) untuk berdagang di kota lain. Puncaknya, ketika berusia 25 tahun, beliau menikah dengan Khadijah, seorang businessman sekaligus wanita paling sukses di Mecca. Karir beliau pun tidak hanya terbatas di Mecca atau Saudi Arabia, namun sampai Yemen, Oman, dan seluruh Jazirah Arab. Terlepas dari apapun agama kita, tentu belajar dari Nabi Muhammad SAW dalam bidang bisnis bukanlah hal yang sia-sia. Beliau telah membuktikan metode yang digunakannya berhasil mengatarkannya menjadi salah satu businessman paling sukses dalam sejarah Jazirah Arab

Menurut Prof. Laode, PH.D dalam buku Rasulullah Business’ School, ada 12 rahasia bisnis Rasulullah SAW, yang dapat kita pelajari dan kita terapkan dalam mengembangkan bisnis, diantaranya adalah;

Menjadikan Bekerja Sebagai Ladang Menjemput Surga

Hidup adalah amal shaleh. Prinsip ini selalu diterapkan Rasul dalam segala aspek kehidupan termasuk dalam berdagang. Sehingga dalam berbisnis tidak hanya keuntungan duniawi yang dikejar namun keuntungan akherat yang lebih diutamakan.

Praktek dagang ala Rasul sangat jauh berbeda dengan praktek kebanyakan pedagang saat ini yang hanya mementingkan keuntungan duniawi. Padahal kita harus ingat bahwa kehidupan dunia hanyalah kesenangan sementara yang akan segera ditingggalkan. Bahkan jika dibandingkan dengan lamanya waktu akhirat kita hidup di dunia ini mungkin hanya sehari atau bahkan 1/2 hari saja.

Apa kita rela memperoleh murka Allah yang abadi kelak dikarenakan kita mengejar materi dunia yang sedikit? Apakah kita akan menuruti prinsip usaha “cari yang haram saja susah apalagi cari yang halal”? Sehingga kita berani terang-terangan menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah SWT Gerobak Unik dan Booth Kayu Harga Murah di Bekasi Jakarta.

Jujur dan Dapat Dipercaya

Rasulullah sangat mengutamakan kejujuran dalam melakukan transaksi perdagangan. Sudah semestinya jika gelar Al-amin disandangkan di belakang nama beliau. Padahal di masa itu praktek kecurangan para pedagang lain begitu merajalela.

Rasulullah SAW tidak ikut ke dalam arus kotor tersebut, tapi berani tampil beda melawan arus asalkan berada di pihak yang benar. Di tengah-tengah pedagang curang, muncul seorang pedagang jujur sehingga tidak heran pelanggan langsung tertarik padanya.

Salah satu praktek nyata dari sifat jujur tersebut yakni beliau menerangkan kondisi barang yang dijual sesuai dengan aslinya. Beliau menyebutkan kelebihan barang yang memang bagus dan menyebutkan kekurangan barang yang memang jelek sehingga harga jual disesuaikan dengan kualitas barang.

Jika pelanggan menanyakan harga asli barang, beliau pun bersedia menjelaskan dengan jujur. Rasulullah tidak mengambil untung banyak ketika berdagang sehingga harga asli barang dengan harga jual barang tidak terlalu jauh berbeda.

Dalam dunia perdagangan Nabi Muhammad selalu menjual kualitas barang sesuai dengan yang dijanjikan. Selain itu dalam pemasaran pun beliau selalu mengirim barang yang dipesan tepat waktu. Disamping hal itu, beliau tidak pernah mencurangi konsumen dengan cara mengurangi takaran dan timbangan. Beliau tak pernah membiarkan pelanggan merasa ditipu dan akhirnya kecewa.

Inilah strategi yang jitu untuk meraih kepercayaan pelanggan. Pelanggan yang merasa puas tentunya akan menyebarluaskan rasa puasnya tersebut terhadap orang lain tanpa kita minta sekalipun, terutama orang-orang yang dekat dengannya. Pemasaran dari mulut ke mulut merupakan teknik pemasaran yang efektif karena berita yang keluar dari teman dekat akan lebih dipercaya daripada berita yang disampaikan brosur.

Dengan memenuhi janji, maka kepuasan pelanggan akan terjaga sehingga pelanggan tidak akan lari ke pedagang lain.

Memiliki Mimpi Dan Mau Menindaklanjutinya

Rasulullah SAW adalah pribadi yang memiliki impian besar. Sejak kecil selalu memimpikan bisa menjadi pemimpin yang disegani meskipun ia berangkat dari keluarga miskin dan yatim piatu. Ia sadar dengan kemajuan dan kesuksesan yang harus direngkuhnya di masa depan. Pikirannya terus melompat ke depan membayangkan kemungkinan-kemungkinan baru yang bias ia lakukan, kemungkinan yang lebih baik dari sebelumnya. Ketika pikiran itu telah muncul ia pun mulai memikirkan strategi mewujudkan segala impian yang ada dalam benaknya dengan tindakan nyata.

Baginya, setelah memiliki impian, yang terpenting adalah bertindak. Setelah beriman, baru beramal dan berbuat baik. Itulah konsepnya Gerobak Unik dan Booth Kayu Harga Murah di Bekasi Jakarta.

Dalam diri Rasulullah SAW telah tertanam prinsip yang kuat bahwa hari ini haruslah lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini. Prinsip inilah yang membuat kariernya berkembang begitu pesat. Dimulai dari seorang pengembala kambing, Rasulullah lalu memutuskan untuk membantu pamannya dalam berdagang. Ketika ia telah gerobak jakarta memiliki keahlian yang mempuni, menawarkan jasa menjadi agen dengan pengusaha kaya, Khadijah binti Khuwailid, dan belakangan Rasulullah benar-benar menjadi seorang saudagar kaya dan menyunting perempuan terkaya, Khadijah sebagai isterinya. Tak hanya itu, karena tindakan-tindakan nyata yang secara terus menerus tanpa kenal henti, Rasulullah akhirnya mampu mengubah dunia Arab terutama Makkah yang tadinya tandus nan gersang yang sama sekali tidak dilirik dan diperhitungkan dunia luar, menjadi sebuah kota yang disegani. Itulah mengapa tidak berlebihan jika dikatakan, bahwa Rasulullah tidak hanya pandai bermimpi gerobak jakarta, tapi beliau juga jago mewujudkan impiannya. Subhanallah!

Befikir Visioner, Kreatif, dan Siap Menghadapi Perubahan

Kedewasaan seorang entrepreneur sangat ditentukan oleh seberapa tegar ia menghadapi tantangan-tantangan yang datang. Ia tidak mudah putus asa meski berkali-kali jatuh. Ketika jatuh, ia segera berdiri dan melihat masalah yang dihadapinya sebagai jalan menuju kesuksesan berikutnya. Resiko baginya adalah bibit kesuksesan bukan musibah.

Dengan visioner dan kreativitasnya Nabi Muhammad, beliau mampu membangun kota Madinah. Beliau membangun ekonomi ummat Islam. Mendorong transaksi gerobak jakarta perdagangan di kota Madinah. Beliau mendorong dan memotivasi para pedagang untuk membuat produk-produk yang dibutuhkan ummat Islam.

Pendek cerita, Rasulullah berhasil membangun ekonomi Islam serta berbagai model transaksinya sukses menjadi system pilihan masyarakat. Kesuksesan ini sangat ditunjang oleh personality Rasulullah sebagai ‘uswah hasanah’ atau suri tauladan yang baik.

Memiliki Planning dan Goal Setting yang Jelas

Rasulullah SAW merupakan seorang businessman yang sadar tentang pentingnya rencana dan strategi-strategi dalam menjalankan bisnisnya, ini terlihat dari seluruh dari perjalanan bisnis Rasulullah. Pada mulanya ia hidup mengembala. Namun setelah melakukan survey gerobak jakarta kecil-kecilan tentang pengembangan potensi bisnisnya, Rasullah melihat bahwa bisnis berdagang lebih menjanjikan, lebih-lebih keberadaan Makkah sebagai jalur pusara perdagangan orang-orang arab.

Seorang pengusaha semestinya mengerti karakter bisnisnya, nilai beda antara produk yang dikeluarkannya dengan produk yang dikeluarkan orang lain. Ia tahu kemana ia harus memasarkan barangnya, sehingga ia tidak memboroskan energinya secara sia-sia untuk menawarkan barang-barang kepada yang bukan segmennya. Dan tak lupa ia selalu melangkah berdasarkan pengetahuan yang mendalam dengan ditopang riset yang matang.

Pandai Mempromosikan Diri

Rasulullah merupakan seorang businessman dengan kesadaran promosi yang tinggi. Ia hafal betul masa-masa di mana para pedagang di penjuru dunia mengadakan transaksi gerobak bekasi dadakan di tempat-tempat tertentu. Kira-kira semacam bazaar atau pameran. Seolah tidak ingin membiarkan kesempatan itu berlalu begitu saja. Ia datangi tempa-tempat itu, mengikuti jalannya acara. Dari satu festival pasar dadakan ke festival yang lain yang ia ikuti itu, membuat Rasulullah dikenal luas oleh para pedagang di penjuru Jazirah Arab.

Tentu tidak sebatas itu, Rasulullah pun menunjukan pola bisnis yang berbeda dengan bisnis yang lain. Bisnis yang berhasis keterbukaan itulah yang di tunjukan oleh Rasulullah. Bila Businessman yang lain mematok berdasarkan harga jual atas harga barang dagangan kompetitor maka tidak demikian dengan Rasulullah. Ia lebih memilih menceritakan berapa harga barang yang ia beli sebelumnya dan memberikan kebebasan bagi para pembelinya untuk memberikan keuntungan atas dirinya.

Menggaji Karyawan Sebelum Kering Keringatnya

“Berikanlah gaji/upah kepada karyawan sebelum kering keringatnya, dan beritahukan ketentuan gaji/upahnya terhadap apa yang dikerjakan.” (HR.Baihaqi)

Kalau kita mau merujuk di dunia management bisnis, antara gaji dan upah dibedakan. Sesungguhnya gaji dan upah sama saja. Yang penting adalah implementasinya.

Bekerja Keras dan Cerdas

Orang yang bekerja keras dan orang yang bekerja cerdas jelas sangat berbeda. Orang-orang yang bekerja dengan kecerdasannya memiliki keuntungan yang jauh berlipat jika dibandingkan dengan orang yang bekerja keras.

Perbedaan itu seperti perbedaan antara orang yang bekerja dengan target di kepalanya dan orang yang bekerja tanpa ada target dikepalanya. Seperti orang yang bekerja dengan mengembangkan teknik, dan orang yang bekerja dengan tanpa mengembangkan teknik.

Seorang entrepreneur adalah orang yang benar-benar sadar gerobak bekasi akan posisinya. Ia sadar kapan ia bergerak dan kapan ia tidak bergerak. Pandangannya jauh menerawang ke depan. Otaknya selalu dipenuhi oleh gagasan-gagasan baru yang cemerlang. Ia tidak bekerja dengan ototnya, tapi ia bekerja dengan otaknya.

Mengutamakan Sinergisme

“Siapa yang ingin rezekinya di panjangkan, maka hendaklah ia menyambung silaturahim”.(HR.Muslim)

Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin di muka bumi ini tapi tidak ada juga sesuatu yang sempurna oleh sebab itu kita membutuhkan orang lain sehebat apapun diri kita, pasti ada sesuatu yang tidak mungkin kita lakukan yang justru bisa dilakukan oleh orang lain. Dan ini berarti kita memerlukan orang lain untuk mencapai sesuatu itu.

Saat Rasulullah menjadi Rasul, beliau pernah bersabda, “Keberkahan sesungguhnya berada dalam jamaah. Dan tangan Allah sesungguhya bersama jamaah.” Dalam dunia bisnis jamaah bisa diartikan dengan sinergisme. Dalam dunia bisnis, keuntungan atau penambahan nilai suklus akan terjadi jika di lakukan oleh sekelompok orang, yaitu sinergi. Dan dahsyatnya, lagi lagi hal itu telah dicontohkan oleh Rasulullah jauh jauh hari, berabad-abad silam Gerobak Unik dan Booth Kayu Harga Murah di Bekasi Jakarta.

Berbisnis Dengan Cinta dan Kasih Sayang

“Barang siapa yang tidak mengasihi manusia maka ia tidak akan dikasihi Allah.”(HR.Tarmizi)

Lihat dan amatilah perjalanan sejarah Rasulullah. Kepada siapa pun beliau selalu bertindak lembut dan penuh kecintaan. Termasuk juga kepada relasi relasinya tatkala beliau sedang menjalankan bisnisnya. Beliau adalah orang yang sangat piawai dalam memberikan perhatian kepada orang-orang di sekelilingnya, begitu piawainya beliau membagi perhatian itu, hingga hampir semua orang yang pernah bergaul dengan beliau, selalu merasa kalau mereka lah orang yang paling diistimewakan dan paling dekat dengan beliau.

Pandai Bersyukur dan Berucap Terimakasih

Kebanyakan orang, selalu merasa tidak berkecukupan. Ada orang yang hidupnya kaya, tapi tidak mempunyai keturunan. Ada yang banyak keluarganya tetapi hidupnya miskin. Ada orang yang mempunyai banyak uang tetapi musuhnya banyak. Ada orang yang kepribadiaanya baik sekali, tetapi badannya lemah dan sering sakit sakitan. Begitu seterusnya, sehingga mereka merasa serba kurang, dan karena merasa serba kurang, mereka pun lupa bersyukur pada Allah.

Be The Best, Menjadi Manusia yang Paling Bermanfaat

Cintailah orang lain, maka orang lain akan mencintaimu, tebarlah senyum, maka engkau akan memperoleh senyuman, berikan pertolongan, maka engkau akan mendapatkan pertolongan. Sebaliknya, makilah orang lain, engkau akan menuai kebencian, hinalah orang lain, engkau akan menuai kehinaan. Begitu seterusnya, gerobak bekasi dan seperti itulah hukum alam berbicara, dan seperti itu juga teladan agung Rasulullah menasehati kita lewat tindakan nyata.